Simalungun --- Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya banjir, Babinsa Koramil 09/Tiga Balata (TB) Kodim 0207/Simalungun, Serka J. Tondang, bersama aparatur kecamatan dan perwakilan nagori melaksanakan kegiatan gotong royong di Nagori Dolok Pariasan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan sekaligus langkah preventif menghadapi kemungkinan meningkatnya debit air ketika hujan turun.
Gotong royong tersebut melibatkan pegawai Kecamatan Jorlang Hataran serta seluruh perwakilan nagori se-Kecamatan Jorlang Hataran. Para peserta secara bersama-sama turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian, khususnya di sepanjang pinggiran jalan raya dan saluran air berupa selokan maupun parit yang berada di sekitar lingkungan Nagori Dolok Pariasan.
Dengan semangat kebersamaan, para peserta membersihkan berbagai sampah, rumput liar, lumpur dan material lainnya yang berada di sekitar saluran air. Material yang menumpuk tersebut apabila dibiarkan berpotensi menghambat kelancaran aliran air, terlebih ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Karena itu, pembersihan saluran dilakukan agar air dapat mengalir dengan lebih lancar dan tidak mudah meluap ke badan jalan maupun lingkungan permukiman warga.
Selain menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap berbagai dampak yang dapat ditimbulkan akibat buruknya kondisi saluran drainase. Parit yang bersih dan tidak tersumbat diharapkan mampu menampung serta mengalirkan air hujan dengan baik. Langkah sederhana melalui kerja bakti ini dinilai penting sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus mengurangi potensi genangan air dan banjir.
Serka J. Tondang mengatakan bahwa kegiatan gotong royong merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI melalui Babinsa terhadap kebersihan dan kondisi lingkungan di wilayah binaan. Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta meningkatkan sinergitas dengan aparatur pemerintahan dan masyarakat. “Gotong royong seperti ini penting dilakukan secara bersama-sama. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kebersihan parit juga menjadi langkah pencegahan agar aliran air tidak tersumbat dan dapat meminimalisir potensi banjir,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kolaborasi antara Babinsa, aparatur kecamatan dan perwakilan nagori menunjukkan bahwa persoalan kebersihan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak. Diperlukan kesadaran dan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk menjaga fasilitas umum, jalan, parit dan saluran drainase agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam selokan dan parit, karena kebiasaan tersebut dapat menyebabkan saluran tersumbat dan memperbesar risiko terjadinya genangan ketika hujan. Pemeliharaan lingkungan secara rutin dinilai akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta tampak antusias dan bekerja secara bersama-sama sesuai sasaran yang telah ditentukan. Rangkaian gotong royong di Nagori Dolok Pariasan berjalan dengan aman, tertib dan lancar hingga selesai. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai upaya menjaga kebersihan wilayah sekaligus memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah kecamatan, pemerintahan nagori dan masyarakat.
Sumber: Tim Pendim 0207/SML
Editor: Zulfandi Kusnomo



